Perluasan Areal Pihak Bandara Tunggu Pembebasan Lahan

ULTENG POST- Terkait perluasan areal Bandar Udara Mutiara SIS Aljufri, pihak bandara masih menunggu pembebasan lahan warga oleh Pemerintah Kota Palu. Hal ini dikatakan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Bandar Udara Mutiara SIS Aljufri, Syafrun.

“Kita masih menunggu pembebasan lahan warga yang dilakukan pemkot,” kata Syafrun keapda Sulteng Post, Rabu (9/9/2015).

“Intinya kita tinggal menunggu pembebasan lahannya, soal anggaran kita akan gunakan APBN bukan APBD,” kata Syafrun menambahkan.

Menurutnya, perluasan wilayah bandara untuk keperluan penambahan panjang landasan pacu pesawat dari 2500 menjadi 3000 meter.

“Saat ini runaway (landasan pacu) bandara mencapai 2500 yang tadinya hanya 2250 namun telah ditambah pada tahun ini 250 meter. Kita target panjangnya mencapai 3000 meter pada tahun depan,” jelasnya.

Menurut Syafrun, penambahan landasan pacu ini sangat penting sebagai upaya menjadikan bandara termegah di Sulteng ini menjadi bandara internasional, dengan dapat disinggahi pesawat-pesawat berbadan besar.

Sebelumnya, Asisten I Pemkot Palu, Arfan mengatakan, Pemerintah Kota Palu telah menganggarkan pembebasan lahan untuk perluasan area Bandara Mutiara SIS Aljufri sebesar Rp4 Miliar,
“Anggaran sebanyak itu nantinya buat biaya pembebasan lahan untuk perluasan area bandara,” kata Arfan, Selasa (11/8/2015).

Dia mengatakan, proses pembebasan lahan akan dilakukan secara bertahap. Pasalnya, harus disesuaikan dengan anggaran pemerintah serta master plan bandara yang disesuikan dengan kondisi di lapangan.

“Sekarang pagar bandara yang sebelah barat itu akan dilebarkan sekitar 40 hingga 50 meter kearah barat,” katanya.

“Untuk sisi bandara lainnya disesuaikan dengan master plan bandara. Harus diperpanjang lagi sekitar 250 meter untuk landasan pacu dan ditambah 60 meter untuk daerah areal aman, jadi totalnya kurang lebih 340 meter lagi sebelah utara,” Arfan menambahkan.

Sementara sebelah selatan bandara kata Arfan, juga akan dilakukan pelebaran denga panjang sekitar 708 meter dan lebar sekitar 40 meter.

“Pembebasan lahan bandara menjadi prioritas, karena tim telah melakukan sosialisasi kepada warga seperti yang diamanatkan daerah,” kata Arfan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: