Harga Emas di Palu Naik Hingga 30 Persen

Palu, – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar hingga mencapai Rp 14.132 per dolar AS, menyebabkan melambungnya harga jual berlian dan emas di Kota Palu.

“Melambungnya harga berlian dirasakan sejumlah pedagang yang mengaku rugi atas pengaruh dari tingginya nilai mata uang dolar AS tersebut,” kata Meiling, seorang pemilik toko emas dan berlian di komplek pasar Bambaru, Palu, belum lama ini.

Ia mengatakan, kenaikan harga jual berlian dan emas mencapai 30 persen. Misalnya, kata dia, emas atau berlian yang biasanya dijual dengan harga Rp 9 juta kini mencapai Rp 12 jutaan.

“Karena dolar naik dan mengakibatkan nilai tukar rupiah melemah, sehingga membuat harga penjualan berlian dan emas di Pasaran naik hingga 30 persen,” ujar Meiling.

Dia mengaku emas dan berlian yang dijual di toko miliknya berasal dari Jakarta.

“Karena berlian impor ini, dengan nilai mata uang dolar naik maka harga jual ikut melambung,” ungkapnya.

Meiling juga mengatakan, naiknya nilai tukar mata uang dolar terhadap rupiah serta harga berlian yang tinggi menyebabkan toko miliknya sepi pengunjung.

Sementara itu, seorang pengelola perusahaan penukaran valuta asing (valas) di Kawasan Palu Plaza, Kota Palu, Rahman mengatakan, setelah kenaikan mata uang dolar Amerika Serikat senilai Rp 14 ribu, setiap hari terjadi kenaikan transaksi hingga 10-15 persen.

Menurutnya, Sejak merosotnya nilai rupiah terhadap dolar, tempat penukaran uang selalu banyak dipenuhi warga lokal dan mancanegara yang menukarkan dolarnya.

Ia menjelaskan, wisatawan mancanegara yang sedang menikmati liburan di daerah Sulawesi Tengah dan warga setempat yang memiliki uang dolar sengaja menyimpan uangnya. Kemudian begitu dolar naik mereka lantas menukarkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: