Akibat Musim Kemarau, Petani Kakao di Poso Makin Sengsara

-POSO-Dampak dari musim kemarau di Kabupaten Poso, menyebabkan ratusan lahan perkebunan kakao gagal panen.
Akibatnya, petani terpaksa mencari pekerjaan lain untuk menghidupi keluarganya karena tidak ada hasil panen yang dapat dijual.

Seperti kebun kakao di perkebunan Pangale di Kelurahan Sayo, Kecamatan Poso Kota Selatan.

Sediktinya 150 hektar lahan kebun kakao mengalami kekeringan dan gagal panen yang mulai ditinggalkan petani setempat.

Para petani mengatakan, hujan sudah tidak lagi turun sejak bulan Juni sehingga buah kakao yang ada tak dapat dipanen karena kondisi buah yang rusak mengalami kering dan tak berisi, petani di wilayah tersebut tidak lagi mengandalkan buah kakao mereka.

Salah seorang petani saat ditemui, Sahril Tanongko mengaku, akibat musim kemarau ini para petani kakao lebih memilih untuk mencari pekerjaan lain.
“Kami petani disini kewalahan menghadapi musim panas ini, kakao kami terpaksa kami biarkan saja di pohon karena sudah rusak, terpaksa kami kerja bangunan saja untuk bisa dapat uang,” keluhnya saat ditemui media ini, Sabtu (5/9).

Menurutnya, musim kemarau tersebut juga berdampak pada tanaman jagung dan palawija yang terkena kering dan gagal panen.

“Kami petani disini juga sudah tidak tahu apa yang mau dikembangkan, semua gagal panen harapan kami cuma disitu saja,” jelasnya lagi.

Petani mengharapkan kepada pemerintah setempat bisa mengantisipasi dampak gagal panen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: