Gedung Silat Tak Rampung Tahun Ini

SULTENG POST- Lanjutan pembangunan gedung olahraga pencak silat di Luwuk, mustahil bisa rampung tahun 2015 ini, karena APBD hanya mengalokasikan sekitar Rp200 juta.

Hafid, salah satu bas yang mendapat borongan pekerjaan gedung olahraga pencak silat mengatakan, besaran dana Rp200 juta tidak bisa mengakomodir keseluruhan kebutuhan bangunan sampai rampung. Sebab, anggaran yang hanya berkisar Rp200 juta, hanya untuk pengerjaan atap dan teras bagian depan bangunan.

“Dana Rp200 juta hanya untuk pengerjaan atap dan teras bangunan. Sehingga tidak mungkin dengan anggaran sebesar itu bisa menyelesaikan seluruh kebutuhan bangunan,” katanya pada Banggai Raya (Tri Media Grup) belum lama ini.

Ia menjelaskan, lanjutan pembangunan gedung olahraga pencaksilat memakan waktu empat bulan, mulai Agustus sampai Desember. “Waktu pelaksanaa selama empat bulan mulai dari Agustus sampai Desember,” ungkapnya.

Irfan salah satu warga Luwuk yang dimintai keterangan terkait dengan besaran anggaran lanjutan pembangunan gedung olahraga pencak silat mengatakan, pemerintah terkesan kurang peduli pada fasilitas olahraga. Sehingga untuk menyelesaikannya butuh waktu yang sangat lama.

“Sudah berapa kali alokasi anggaran untuk pembangunan gedung pencak silat. Tapi alokasi anggaran yang digelontorkan belum mampu menyelesaikan bangunan. Seharusnya, tahun ini bangunan tersebut bisa diselesaikan dengan menggelontorkan anggaran yang lebih, agar secepatnya dimanfaatkan,” katanya.

Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga Banggai Moh. Ichsan Panrelly pada Banggai Raya sempat mengungkapkan, lanjutan pembangunan gedung olagraga pencak silat akan dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan kondisi anggaran daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: