Oknum Guru SMAN 3 Poso Sodomi Anak Dibawah Umur

Poso – Seorang Guru Agama di SMAN 3 Poso, inisial M diduga melakukan sodomi terhadap anak dibawah umur. Perlakuan bejat itu dibenarkan oleh Kepala Sekolah SMAN 3 Poso Mahmud Aljufri kepada Metrosulawesi. Bahkan, pihak sekolah tempat mengajaranya telah melaporkan ke Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso.

Dimana, pihak sekolah telah meminta kepada Kepala Dinas P dan K agar oknum guru tersebut dipindahkan dari sekolah tempat bertugas. Namun Kadis meminta oknum guru tersebut agar dibina lebih dulu.

“Iya benar itu, kami pihak sekolah telah menyampaikan kepada kepala Dinas, untuk dipindahkan guru tersebut. Sebab kami kwatir terjadi kepada siswa kami yang lainnya,” kata Mahmud Aljufri, Selasa (1/9/2015).

Sementara oknum guru pelaku sodomi M, ketika dihubungi via ponsel membantah perbuatannya dengan mengatakan, hal itu tidak terbukti.

“Itu tidak benar pak, itu hanya isu saja, tidak terbukti,” jelasnya.

Namun ketika disebut bahwa kasus tersebut tertangkap tangan oleh polisi. Dirinya langsung mengakui perbutan dengan mengatakan, kasus tersebut telah selesai dan ditutup di Polres.

Menurut M, saat kejadian Sabtu (29/8/2015) malam di salah satu hotel di Poso, dirinya bersama pihak korban telah didamaikan di Polres dan saat itu juga kasus telah ditutup oleh Polres.

“Kasus itu pak, sudah selesai perdamaian dengan pihak korban, dan kasus itu telah ditutup di Polres,” ujarnya via telpon dan via sms.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Poso, AKP Nasarudin yang dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mengaku, kasus tersebut saat ini masih proses hukum.

“Iya benar itu, saat ini masih dalam proses hukum, kasus itu tertangkap tangan oleh Satuan Narkoba di hotel,” tuturnya.

Kasat Narkoba, AKP Frederik Taidi yang ditemui di ruangannya mengakui, perbuatan itu tertangkap tangan di sala satu Hotel.

“Awalnya laporan masyarakat adanya penggunaan sabu-sabu, setelah anggota saya menggrebek kamar, ternyata hanya kasus homo, dan saat itu kami serahkan di bagian Reskrim,” jelas AKP Fredik.(ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: