Gubernur:Buruknya Infrastruktur Jalan Hambat Penurunan Kemiskinan

Palu-Gubernur sulawesi Tengah Longki Djanggola mengtakan masih buruknya kondisi
infrastruktur jalan di tingkat kabupatrn ikut berkontribusi dalam pelambatan
penurunan angka kemiskinan di daerahnya.
“Coba bayangkan kondisi jalan di kabupaten itu kondisi baik baru sekitar 30
persen,jalan provinsi sekitar 5 persen,dan jalan nasional itu sekitar 80
persen,”kata Longki,rabu (3/5/15),menanggapi masih tingginya angka kemiskinan di
daerahnya yang mencapai 13,61 persen pada 2014.
Menurut Longki ketimpangan infrastruktur jalan antara kabupaten dengan jalan
nasional ikut berpengaruh dalam akses ekonomi masyarakat karena umumnya jalan
kabupaten berada pada jantung produksi ekonomi masyarakat bawah.
“Biar jalan nasional itu mulus seperti lilin,kalau jalan kabupatennya rusak itu
juga sulit,”katanya.
Ia mengatakan jika jalan kabupaten nantinya sudah semakin baik,akan semakin
mempercepat penurunan angka kemiskinan.
Longki mnegtakan diirnya menyambut baik rencana Presiden Joko Widodo untuk
menggelontorkan dana untuk pembangunan jalan Rp 100 miliar pertahun.
Ia mengatakan alokasi untuk pembangunan tersebut diharapkan bisa dialokasikan
untuk pembangunan jalan.
“Kita minta jalan jadi prioritas,”katanya.
Longki mengatakan dirinya optimis angka kemiskinan di Sulawesi Tengah terus
ditekan jika infrastruktur jalan semakin baik.
Longki mengakui terjadi kelambatan dalam menurunkan angka kemiskinan di
daerahnya dalam lima tahun terakhir.
Berdasarkan LKPJ Gubernur jumlah penduduk miskin di Sulawesi Tengah berkurang
dari 400.410 jiwa atau 14,32 persen pada 2013 menjadi 387.060 jiwa atau 13,61
pada 2014.
Gubernur mengtakan walaupun angka kemiskinan menurun namun lebih tinggi
dibanding persentase kemiskinan nasional sebesar 10,96 persen.
Dalam lima tahun terakhir kemiskinan di Sulawesi Tengah terus menurun dari
474.990 jiwa atau 18,07 persen pada 2010 menjadi 387.060 atau 13,61 persen pada
2014.(antarasulteng)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*