Ahlis: Pertumbuhan Ekonomi Tak Boleh Abaikan Lingkungan

PALU-| Akademisi Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako Mohammad Ahlis Djirimu menyatakan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi namun mengabaikan lingkungan tidak berdampak baik. Hal itu disampaikan pada dialog publik pembiayaan hijau berkelanjutan, Kamis (29/9/2016) di restoran Kampung Nelayan.

“Percuma kita bicara ekonomi yang tinggi jika lingkungan kita abaikan. Jangan memacu ekonomi tanpa memperhatikan dan melihat daya dukung lingkungan,”ujarnya.

Ahlis mencontohkan, banyak negara ataupun daerah yang memiliki ekonomi tinggi justeru mengalami degradasi lingkungan, bencana banjir dan bencana lainnya. Seringnya terjadi hal ini karena mereka abai dan hanya memacu pertumbuhan ekonomi saja.

“Kita menjadi tidak bermoral karena meninggalkan kerusakan lingkungan bagi generasi mendatang, karena hanya mengejar pertumbuhan ekonomi semata,” ungkapnya.

Aries Bira, Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulawesi Tengah mengatakan pihaknya dalam kurun beberapa tahun belakangan terus mengupayakan dan melakukan advokasi khususnya di sektor perkebunan seperti sawit dan pertambangan untuk tidak terus melakukan eksploitasi bahkan menimbulkan kerusakan serta memicu konflik dengan masyarakat.

“Kita selalu mendengar aksi-aksi protes yang kerap disuarakan oleh masyarakat akibat dari eksploitasi dari dua sektor tersebut dan sekaitan dengan hal itu kami juga melihat terdapat peran lembaga pembiayaan didalamnya,” kata Aris Bira.

Oleh karena itu, Walhi Sulteng secara tegas menyampaikan agar lembaga-lembaga pembiayaan untuk memberikan perhatian serius terhadap persoalan-persoalan lingkungan sehingga bisa lebih selektif dalam memberikan pembiayaan kepada perusahaan yang bersifat ekstraktif dan berbasis lahan.(bal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: