Selama Bulan September Tolitoli Dua Kali Dihantam Banjir

TOLITOLI, – Intensitas curah hujan yang cukup lebat di Kabupaten Tolitoli selama bulan September 2016 membuat daerah ini dua kali dihantam banjir.
Pemerhati pembangunan Bahtiar mengatakan, dampak banjir yang begitu besar dirasakan masyarakat secara langsung hanya bisa pasrah dengan kondisi tersebut.
 Belum lagi sejumlah pembuangan air khususnya di dalam kota banyak tersumbat. Akibatnya ketika musim hujan tiba, air tidak bisa menampung dan akhirnya meluber ke jalan dan sebagian besar lagi masuk ke sejumlah rumah warga.
“Ini merupakan pekerjaan rumah bagi pemerintah Kabupaten (Pemkab), khususnya instansi terkait, untuk secepatnya mencari solusi agar bagaimana persoalan banjir ini bisa menjadi skala prioritas, dengan membuat dan melakukan pengerukan saluran maupun sungai,” kata Bahtiar kepada KabarSelebes.com Senin (26/9/2016).
Menurutnya, musibah banjir yang sudah cukup parah di Kabupaten Tolitoli khususnya yang di daerah kantong-kantong banjir seperti dijalan Anoa dan sejumlah kawasan lainnya membuat sejumlah infrakstruktur banyak mengalami kerusakan. terlebih lagi dampak kerusakan terutama kepada warga korban banjir yang sudah mengalami kerugian materi cukup banyak.
Berdasarkan pantauan KabarSelebes.com disejumlah tempat, kawasan yang sering mengalami langganan banjir terlihat seperti di jalan Anoa Kelurahan Tuweley, perumahan Guru Kelurahan baru serta sejumlah kawasan lainnya yang ada didalam kota ketinggian air mulai dari 60 Centimeter hingga 1,5 meter.
Bukan hanya itu saja hujan yang cukup lebat yang disertai petir, terjadi selama empat jam pada Sabtu 24 September 2016 juga menumbangkan sebuah pohon besar, tepatnya di Sekolah Dasar (SD) Pembina di jalan Magamu Kelurahan Baru yang mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh.kabarselebes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: