Hindari Proposal, Sikola Pomore Jualan Kaos

Palu-Sikola Pomore yang dibangun sederhana dari bantuan donator saat ini membutuhkan laboratorium komputer. Sebagai upaya untuk mencari dana, pengelola Sikola Pomore menjual merchandise. Pendiri sekolah ini, Yaumil, mengatakan cara ini sengaja dipilih karena mereka menghindari proposal ke pemerintah yang sudah terlalu umum.

“Kami mau mencoba cara lain dalam mendapatkan dana keperluan laboratorium komputer lewat penjualan kaos Sikola Pomore ini. Sebab dalam penggalangan dana ini, target kami sebesar Rp35 juta untuk 5 unit komputer,” ujarnya, Rabu (21/9/2016).

Penjualan merchandise seperti kaos Sikola Pomore dilakukan melalui media sosial facebook dan instagram. Pengelola juga bekerjasama dengan salah satu konveksi yang dikelola oleh anak muda di Kota Palu sebagai sponsor Sikola Pamore.   Penjualan baju dilaksanakan sampai akhir Oktober.

Afrianti, salah satu relawan di Sikola Pomore menambahkan pihaknya ingin melengkapi semua fasilitas yang dibutuhkan di Sikola Pomore sebelum launching November  mendatang.

Sekolah taman rakyat atau Sikola Pomore terletak di Desa Dampal, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala. Sekolah ini didirikan untuk membantu anak-anak di desa tersebut memperoleh pendidikan namun tidak mempunyai biaya bersekolah formal. Pendirian sekolah alternatif ini lahir dari program Organisasi Mari Berbagi (GMB).

Yaumil mengatakan Sikola Pomore adalah sekolah alam berbasis bahasa Inggris, lingkungan, mengajarkan matematika, pengembangan soft skill dan seni budaya.

“Ekstrakurikuler kita, kelas memasak, melukis, fotografi, sinematografi, story telling, kelas tari, kelas musik dan lain-lain sehingga siswa dapat belajar sambil bermain di alam bebas,” katanya.(mercusuar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: