30.688 Penduduk Sulteng Berhenti Terima Bantuan

Palu – Sebanyak 30.688 jiwa penduduk Provinsi Sulawesi Tengah diberhentikan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) tahun 2016.

Angka tersebut merupakan bagian dari 1,754 juta jiwa PBI se Indonesia yang sudah tidak valid, atau sudah tidak berhak lagi menjadi peserta PBI-JK sesuai hasil verifikasi dan validasi Kementerian Sosial melalui Basis Data Terpadu (BDT).

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) cabang Palu, dr. Gerry Adhikusuma, di Palu, Jumat, mengatakan, informasi mengenai PBI tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 170/HUK/2015.

“Dari 86,4 juta jiwa di Indonesia yang mendapatkan bantuan iuran, 30.688 jiwa di Sulteng sudah diberhentikan penjaminannya karena dianggap mampu secara ekonomi, meninggal dunia atau sudah menjadi pekerja, baik PNS maupun swasta,” ungkapnya.

Alasan pemberhentian tersebut, katanya, sudah berdasarkan hasil verifikasi dan valiadasi yang dilakukan oleh Kemensos dari tingkatan terbawah seperti PSM, TKSK, Camat sampai Dinas Sosial kabupaten/kota.

Gerry menambahkan, dalam surat edaran tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Palu dengan naungan enam kabupaten dan satu kota, jumlah peserta PBI-JK 2015 sebanyak 788.013 jiwa, meningkat pada 2016 menjadi sebanyak 840.280 jiwa, sehingga terdapat selisih penambahan kepesertaan sebanyak 52.267 jiwa.

Adapun rinciannya Kota Palu dari 79.725 jiwa di 2015 menjadi 84.702 jiwa untuk 2016 atau terdapat selisih tambah sebesar 4.977 jiwa.

Kabupaten Donggala dari 146.349 jiwa di 2015 menjadi 157.606 jiwa untuk 2016 atau terdapat selisih tambah sebesar 11.257 jiwa. Kabupaten Tolitoli dari 95.437 jiwa di 2015 menjadi 101.363 jiwa untuk 2016 atau terdapat selisih tambah sebesar 5.926 jiwa.

Kemudian Kabupaten Parigi Moutong dari 207.848 jiwa di 2015 menjadi 221.621 jiwa untuk 2016 atau terdapat selisih tambah sebesar 13.773 jiwa. Kabupaten Buol dari 60.665 jiwa di 2015 menjadi 64.477 jiwa untuk 2016 atau terdapat selisih tambah sebesar 3.812 jiwa.

Selanjutnya Kabupaten Sigi dari 103.101 jiwa di 2015 menjadi 108.857 jiwa untuk 2016 atau terdapat selisih tambah sebesar 5.765 jiwa dan Kabupaten Poso dari 94.888 jiwa di 2015 menjadi 101.654 jiwa untuk 2016 atau terdapat selisih tambah sebesar 6.766 jiwa. ant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: