Poso Kondusif Jelang Natal

POSO-Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, menjelang Natal dan Tahun Baru 2016 kondusif sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk melakukan berbagai aktivitas, khususnya peribadatan bagi warga Kristiani.

“Situasi tetap aman dan kondusif, namun kami terus meningkatkan kesiagaan. Tentu kami juga mengharapkan partisipasi seluruh warga untuk menjaga situasi aman dan tenteram ini tetap terjaga setiap saat,” kata Kapolres Poso AKBP Rony Suseno yang dihubungi melalui telepon genggam di Poso, Selasa (22/12/2015).

Kapolres menyebutkan sebanyak 950 personel gabungan Polri dan TNI akan dikerahkan untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2016 di daerah itu.

Selain aparat gabungan TNI/Polri, sejumlah ormas juga dikerahkan seperti Banser GP Ansor dan KNPI.
Pengamanan itu, menurut Kapolres, akan berlangsung selama 10 hari sejak gelar pasukan di Polres yang dilaksanakan Hari Ini, Rabu (23/12/2015). Pasukan akan dikerahkan di sejumlah titik yang dianggap rawan.

Khusus pengamanan kegiatan peribadatan umat Kristiani, kata Kapolres, pihaknya akan mengerahkan dua sampai tiga anggota kepolisian bersama Ansor di setiap gereja, bekerja sama perwakilan gereja yang bersangkutan.

Sementara untuk pos pengamanan akan disebar di dalam Kota Poso dan luar Kota Poso yakni sebanyak 7 titik, yakni empat titik untuk pengamanan dan tiga titik untuk pos pelayanan.

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh warga Poso yang telah berpartisipasi aktif dalam menjaga situasi keamanan selama penyelenggaraan pilkada serentak, dan berharap suasana ini akan tetap terjaga hingga memasuki tahun baru 2016.

MAKSIMALKAN PENGAMANAN
Polri berupaya maksimal melakukan pengamanan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru. Hari ini, Rabu (23/12/2015), Polri melakukan apel untuk mengecek kesiapan anggota

“Besok (hari ini) kita, seluruh jajaran akan apel persiapan natal untuk mengingatkan kembali segenap personel yang akan melakukan pengamanan natal dan tahun baru,” kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (22/12/2015).

“Ya saya pikir kita berusaha semaksimal mungkin supaya aman, tak ada masalah,” jawab Badrodin ketika ditanya jaminan keamanan natal dan tahun baru.

Hingga kini kepolisian masih terus melakukan pemantauan. Polisi tak akan ragu-ragu bertindak jika ditemukan hal yang berpotensi membahayakan.

“Ya sampai hari ini masih kita pantau, masih kita lakukan monitoring, kalau ada yang membahayakan tentu kami akan melakukan penangkapan,” ungkap Kapolri. ANT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: