Tower Sutt Rusak, Warga Parigi Keluhkan Pemadaman Listrik

PARIGI- Pemadaman listrik yang berlangsung sejak pukul 23.30 Wita, Senin (21/9) hingga Selasa (21/9) dikeluhkan warga Parigi Kota dan sekitarnya.

Sebab, pemadaman aliran listrik yang terjadi ini berlangsung lama, tidak seperti biasanya.

Yusuf, warga Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi mengatakan, aliran listrik yang padam hingga berjam-jam lamanya, jelas sangat merugikan warga. Sebab, hampir seluruh kebutuhan harian yang digunakan berkaitan dengan aliran listrik, salah satunya air.

“Mau ke kantor saja susah, akibatnya terlambat. Jelas ini sangat merugikan kami,” ujarnya.

Pemadaman listrik juga dikeluhkan jajaran Pemkab Parmout. Salah satunya dari Dukcapil Parmout, yang diketahui salah satu instansi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kabid Infoduk, Dukcapil Parmout, Alwi Musa, yang dikonfirmasi, mengatakan, apabila terjadi proses pemadaman, pelayanan di Dukcapil Parmout terhenti. Dukcapil tidak bisa melakukan pelayanan administrasi kependudukan.

Setiap hari banyak masyarakat berdatangan dengan harapan bisa melakukan pengurusan, berbasis elektronik di Dukcapil. “Kalau lampunya padam, tentunya pelayanan tidak dapat dilakukan,”tegasnya.
Ia berharap pihak PLN harus mempercepat perbaikan kerusakan jaringan tersebut, sehingga pelayanan dokumen kependudukan bagi masyarakat bisa berjalan seperti biasanya.

Terkait dengan hal tersebut pihak PLN Rayon Parigi yang dikonfirmasi, mengaku sedang terjadi kerusakan tower di wilayah Poso. Menurut penjelasan bagian Distribusi PLN Rayon Parigi, Aditya, telah terjadi kerusakan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV, di Desa Watuawu, Poso, Senin (21/9).

“Ada pohon tumbang kena jaringan Tower SUTT 150 KV di Poso,” ujarnya.

Akibat kerusakan tower SUTT itu, diprediksi proses pemadaman listrik untuk wilayah Parigi dan sekitarnya akan berlangsung selama dua atau tiga hari kedepan. Sehingga masyarakat diminta untuk bersabar. Sebab proses perbaikan sedang berlangsung dan akan diupayakan secepatnya.
“Kami berharap masyarakat bisa bersabar terkait pedaman listrik ini karena sementara diperbaiki,” harapnya.

Keluhan pemadaman listrik juga disampaikan warga Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Yusup. “Kami sangat kesulitan listrik dipadamankan hingga berjam-jam. Padahal listrik sebagai kebutuhan utama kami,” ujar Yusup.((sultengpos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: