Warga Bukit Bambu Krisis Air Bersih
Warga Bukit Bambu Poso saat antri mengambil air bersih di sumur. (Foto : Ryan Darmawan)

Warga Bukit Bambu Krisis Air Bersih

Poso – Musik kemarau yang sudah terjadi sejak dua bulan terakhir di wilayah Poso, membuat warga mengalami krisis air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga terpaksa harus mengantri mangambil air sejak subuh hari.

Krisis air bersih itu terjadi di Kelurahan Bukit Bambu, Kecamatan Poso Kota Selatan, yang membuat warga mengeluh sulitnya mendapatkan air bersih. Selain wilayah yang berada di pegunungan, warga yang ada di Bukit Bambu itu terpaksa memanfaatkan tampungan air bak dari aliran hisapan sumur yang di buat warga.

Air yang keluar dari sumur ini kemudian ditampung warga dengan menggunakan jergen, warga yang kebanyak ibu rumah tangga ini setiap harinya harus mengambil air saat jam lima pagi hingga jam sembilan pagi. Jika siang hari kondisi air tak lagi mengalir, setiap harinya warga harus mengangkut air dengan membawa grobak. Bahkan, ada yang memikul lebih dari seratus jergen pun setiap harinya mengantri.

Salah satu warga, Diana mengaku, sulitnya mendapatkan air bersih membuat warga harus saling membagi air yang ditampung, menurutnya air yang ditampung biasanya sudah menimbulkan kotoran tanah yang berbau bahkan jika musim kemarau terjadi sumur yang dibuat warga ikut mengering.

“Torang ini pak torang pe kerja setiap hari kalo so jam lima subuh batapung air, baru ini air te cukup kalo torang pakai pak, biasanya ini air juga lama-lama torang tampung so timbul pece pak, kasihan kami ini so bertahun-tahun air pam teada,” kata Diana saat di temui Metrosulawesi di sela-sela mengambil air, Sabtu (8/8).

Menurut warga, selain sulitnya air bersih kondisi ini diakibatkan tidak adanya pasokan air dari PDAM yang sudah bertahun-tahun, karena wilayah tersebut jauh dari pusat kota. Dengan kondisi ini warga sangat mangharapkan peran pemerintah setempat untuk memberikan kemudahan mendapatkan pasokan air bersih.

“Sedangkan bukan musim kekeringan kami disini tetap sulit air pak, apa lagi kaya sekarang lebih tambah sulit dapat air pak,” ujar warga lainya.(ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: