Bulog Sulteng Kuasai Stok Beras 20.000 Ton

Palu – Bulog Sulawesi Tengah hingga kini masih menguasai stok beras sebanyak 24.000 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama tujuh bulan ke depan.

“Semua stok merupakan hasil pengadaan lokal,” kata Kepala Pelayanan Publik Bulog setempat, Abdul Gani di Palu, Sabtu (1/8/2015).

Ia mengatakan tidak lagi menerima pasokan beras dari luar karena hasil pengadaan Bulog sudah bisa memenuhi kebutuhan penyaluran.

Bulog Sulteng setiap bulan menyiapkan stok beras untuk disalurkan kepada masyarakat miskin di daerah itu sekitar 3.000 ton.

Gani menambahkan meski sudah berlangsung dua bulan terakhir ini musim panas berlangsung di sejumlah daerah, termasuk di Sulteng, tetapi sama sekali tidak berpengaruh terhadap ketahanan stok beras.

Memang di beberapa daerah, terutama di Pulau Jawa kekeringan dan banyak petani gagal panen karena adanya serangan hama dan juga kekurangan air.

Sulteng, kata dia, meski termasuk salah satu daerah yang juga dilanda musim kemarau, petani tepat waktunya panen dan tidak ada gangguan hama.

Menurut dia, besar-kecilnya realisasi pengadaan beras di suatu daerah tentu tidak terlepas dari produksi.

Jika produksi petani meningkat, otomatis Bulog akan lebih banyak lagi menyerap beras produksi petani.

Selain itu juga berkat dukungan mitra gencar membeli beras petani dan kemudian menjual kepada Bulog.

Khusus Sulteng, dijamin tidak akan mengalami kekurangan kebutuhan pokok tersebut karena produksi petani pada sepanjuang musim tanam 2015 ini cukup bagus.

“Saya sudah keliling ke kabupaten-kabupaten dan melihat dari dekat bahwa hasil produksi petani cukup mengembirakan,” katanya.

Soal ketersediaan beras, Sulteng dinilai aman karena hasil panen melebihi kebutuhan masyarakat di daerah itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: