Warga Kulawi Keluhkan Tumpukan Batu di Badan Jalan

Sigi, Metrosulawesi.com – Tumpukan batu untuk material pengerjaan beronjong di desa Namo dikeluhkan pengguna jalan, pasalnya posisi tumpukan batu tersebut sudah hampir memenuhi sebagian badan jalan.

Seorang pengguna jalan mengeluhkan tumpukan batu yang hampir memenuhi badan jalan sepanjang 10 meter tersebut, karena menurutnya tumpukan batu itu dapat menyebabkan kecelakaan arus lalu lintas dan mengancam keselamatan pengendara.

Kornelius (50) warga Desa Toro, Kecamatan Kulawi mengatakan, ia sangat mengeluhkan adanya tumpukan batu untuk material beronjong yang dilakukan oleh pihak kontraktor. Karena, kata dia, jika ada pengendara yang melaju dari arah berlawanan, pasti kecelakaan tidak dapat terelakkan.

“Saya menghawatirkan dengan batu yang ada di badan jalan desa Namo itu, bahkan batu tersebut sudah masuk hampir seperdua dari badan jalan. Apalagi jika ada kendaraan roda empat yang berlawanan arah sudah pasti akan celaka,” kata Kornelius, Sabtu (11/7).

Ia berharap agar piihak kontraktor dapat memindahkan tumpukan batu material beronjong di Desa Namo, Kecamatan kulawi itu, sebelum jadi penyebab kecelakaan.

Sementara itu, salah satu pekerja bronjong saat ditemui di lokasi, Karim mengatakan, pihaknya akan menyampaikan hal ini pada pihak kontraktor pekerjaan pembuatan beronjong di Desa Namo tersebut.

“Memang benar apa yang dikeluhkan pengendara itu, ini dapat menimbulkan kecelakaan arus lalulintas dari arah berlawanan jika tidak dipindahkan, dan sudah pasti akan menimbulkan korban jiwa bagi pengendara. Apalagi batu tersebut sangat berdekatan dengan tikungan (pembelokan),” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: