Fokuskan Pengamanan di Jalur Rawan Longsor

PALU, KABAR SELEBES – Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola mengatakan fokus Operasi Ketupat 2015 di Sulawesi Tengah pada daerah rawan longsor.

“Karena operasi ini untuk pengamanan arus mudik dan balik, maka kita fokuskan pada jalur-jalur yang dinyatakan rawan terhadap tanah longsor seperti Kebun Kopi,” ujar Longki Djanggola usai menjadi Inspektur Upacara Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2015, Kamis pagi tadi.

Menurut Longki, selama Operasi Ketupat berlangsung akan terus disiagakan alat-alat berat di jalur rawan longsor.

“Kita siapkan alat-alat berat untuk bisa segera bertindak bila terjadi longsor di jalur pemudik,” kata Longki.

Operasi Ketupat 2015, Polda Sulawesi Tengah mengerahkan 6.250 personil polisi, TNI serta instansi terkait. Jumlah Pos Pengamanan 55 titik, Pos Pelayanan sebanyak 26 titik yang tersebar di seluruh Sulawesi Tengah. Operasi ini mulai 10 Juli sampai 25 Juli atau selama 10 hari, menitikberatkan pada keselamatan berlalulintas selama arus mudik dan arus balik berlangsung. Di Sulawesi Tengah, pemerintah daerah mengutamakan pemantauan pada jalur-jalur rawan longsor.(kabarsebes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: