Sail Tomini di Parigi, Wisatawan Tetap Pilih Togean

Ampana, – Sail Tomini dan Festival Boalemo yang akan digelar September 2015 mendatang yang dipusatkan di Kabupaten Parigi dan Gorontalo tidak mempengaruhi jumlah minat kunjungan wisatawan manca negara ke pulau Togean.

Hal ini diungkapkan Ketua harian Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Tojo Unauna (Touna) Abd Haris Balango. Kepada Metrosulawesi Ia mengatakan prediksi tamu wisatawan asing sesuai data, yang telah melakukan reservasi dan tamu lepas tanpa reservasi bisa mencapai tujuh ribuan yang akan berkunjung di wilayah destinasi baik di Ampana maupun di Togean untuk tiga bulan kedepan.

“Reservasi kunjungan wisman di kepualaun Togean dan Ampana untuk tiga bulan kedepan (Juli- Agustus- September) angka kunjungan menghampiri lima ribuan, dan ini belum termasuk wisatawan lepas atau tanpa bookingan di hotel dan resort. Hampir rata-rata wisatawan berasal dari negara Eropa dan Amerika, tapi ada juga dari negara China dan Vietnam,” jelas Ais Balango, sapaan akrabnya, Minggu (28/6).

Adapun yang menjadi dasar PHRI Touna adalah berdasarkan hasil sharing reservasi yang di gelear pada, Sabtu (27/6), di beberpa hotel dan resort yang ada di Ampana dan di Togean, seperti Marina Cottages, Lawaka Hotel dan Fadhila Dive Resort serta Bolilanga Bunggalows serta resort yang ada di pulau Bomba dan pulau Malenge Kepulauan Togean.

Hal lain yang menjadikan indikator meningkatnya pengunjung secara signifikan adalah pemilik agen tour and travel, baik lokal maupun nasional dan internasional yang begitu giat mempromosikan potensi wisata Togean untuk dikunjungi wisatawan baik dalam negeri maupun manca negara.

Sementara itu, ungkap Ais, untuk kesiapan akomodasi akan mengalami kesulitan daya tampung karena resort di Togean terbatas. Yakni hanya memiliki 14 resort dan 239 kamar.

Ketika ditanya solusi untuk mengatasi jumlah wisatawan yang meningkat secara signifikan, Ais mengatakan PHRI dan HPI Touna menyiapkan home stay di beberpa desa termasuk menyediakan sewa tenda untuk lokasi pasir putih yang terjaga keamanannya.

“Kebersihan serta privasi wisatawannya, bahkan beberpa kapal umum juga telah di kontrakan oleh tour dan travel akan dijadikan akomodasi,” ungkap Ais.

Sekretaris DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sulawesi Tengah Saiful H mengatakan, dengan meningkatnya arus kunjungan wisatawan secara signifikan tiga bulan kedepan, sepatutnya didukung dengan skill dan kompetensi para pelaku pariwisata agar menjaga managemen dan kerja profisionalisme menjadi utama pelayanan. Hal ini disinggung Saiful melihat masih banyaknya wisatawan yang melakukan komplain ke pelaku maupun pegiat pengola wisata di Ampana maupun Togean.

“Untuk kesiapan pemandu wisata di Ampana dan Togean yang terdata hanya sisa tujuh belas 17 orang guide, dan itu didominasi HPI yang ada di Togean, sedangkan di Ampana hanya sebatas informan,” kata Saiful.(ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: