Petani Sigi Resah Padi Terserang Hama

Palu, Petani di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, kini resah karena tanaman padi yang mulai berbuah terserang hama.

“Kami khawatir gagal panen,” kata Huber SP, seorang petani Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi di Palu, Minggu (21/6).

Ia mengatakan, tanaman padi yang berumur hampir dua bulan itu, tiba-tiba diserang hama.

Hama ulat yang menyerang padi di Desa Lembantongoa warna putih.

“Kami khawatir hama tersebut akan menyerang buah padi,” katanya.

Menurut dia, selain hama itu, yang juga sering mengganggu tanaman padi yang sudah berbuah adalah tikus.

Tetapi khusus hama tikus mudah dibasmi. Selama ini, petani dalam membasmi tikus hanya menggunakan racun dan cukup berhasil.

Hal senda juga disampaikan Dedi. Ia juga mengaku resah karena serangan hama tersebut merata di desa itu.

Semua padi petani Desa Lembantongoa terserang hama. Padahal tanaman baru mulai berbuah.

Dia mengatakan, untuk sementara ini, petani mengatasi hama dengan melakukan penyemprotan obat.

“Mudah-mudahan saja dengan cara itu, hama dapat dibasmi dan tidak lagi menyerang buah padi,” harap Dedi.

Serangan hama ulat juga terjadi di Desa Lembah Mukti, Kecamatan Damsol, Kabupaten Donggala.

Bahkan serangan hama telah mengakibatkan petani di Desa Lembah Mukti, seluruhnya mengalami gagal panen.

Instansi berwenang diharapkan segera melakukan upaya mengatasi agar hama yang menyerang padi di Desa Lembah Mukti dan Lembantongoa tidak sampai meluas ke sentra-sentra produksi lainnya.

Jika sampai terjadi, dipastikan mempengaruhi pencapaian target produksi beras pada musim panen (MP) 2015 yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Sulteng 1,3 juta ton gabah kering panen (ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: