Pertambangan Galian C Ancam Laut Teluk Palu

Palu – Keindahan dan kehidupan lingkungan alam Teluk Palu menghadapi ancaman serius, oleh aktifitas pertambangan galian C dan penimbunan pantai di sepanjang pantai untuk pembangunan pelabuhan kapal tongkang pengangkut material galian C.

Hal ini seperti diakui ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sulteng, H Sofyan Farid Lembah kepada Metrosulawesi, Jumat (19/6).

Menurut Sofyan, ancaman akibat dari aktifitas pertambangan Galian C ini tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga dalam jangka panjang. Kata dia, pihak yang akan sangat merasakan dampak negatif dari aktifitas pertambangan Galian C ini, bukan hanya masyarakat setempat tetapi juga ekologi laut, yang tentunya juga akan berimbas besar terhadap para nelayan di laut Teluk Palu.

Untuk itu, Sofyan mengajak agar semua pihak yang peduli dengan lingkungan dan kehidupan anak-cucu, agar terus mengkritisi aktifitas eksploitasi alam pegunungan di pesisir Teluk Palu tersebut. Dia juga mengajak agar masyarakat yang peduli terhadap lingkungan, untuk mencegah dampak negatif eksploitasi alam ini.

Untuk itulah, lanjut Sofyan, saat ini pihaknya tengah mencermati aktifitas pertambangan ini, mulai dari segi perizinan, jenis izin, asal izin hingga soal pajak dan retribusinya.

Ditanya soal dampak kerugian sementara, kata dia, untuk sementara sebagaimana telah diketahui dan dirasakan masyarakat terdampak langsung, pihaknya baru mengetahui bahwa adanya keluhan dari masyarakat di sejumlah desa dan kelurahan yang mengalami gangguan pernafasan.

“Untuk kerugian kewajaran pajak dan retribusi perlu dilakukan audit investigasi khusus, dan kami sedang melaksanakan itu,” katanya.

Dia juga mengatakan, bahwa aktifitas penambangan Galian C yang harus mendapat perhatian serius dari semua pihak ini, tersebar di wilayah Kabupaten Donggala dan Kota Palu.(MS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: