Hukum Adat Terjaga, Sigi Minim Kasus Kriminal

Sigi, – Kasus kriminal di Kecamatan Kulawi yang menjadi wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) Kulawi tergolong rendah dengan merujuk pada sejumlah kasus yang ditangani.

Kapolsek Kulawi, Iptu Heintje Senewe, menjelaskan selama Januari hingga awal Juni pihaknya hanya menangani 22 kasus, dimana 20 di antaranya adalah kasus penganiayaan dan dua kasus lainnya pencabulan.

“Kalau penganiayaan,15 kasus sudah dicabut laporannya dan diselesaikan melalui hukum adat. Sisa kasus serupa juga bakal dituntaskan dengan hukum itu. Sedangkan dua kasus pencabulan telah kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Donggala untuk melanjutkan proses hukum,” kata Iptu Heintje, belum lama ini.

Menurutnya, kasus penganiayaan kebanyakan terjadi ketika adanya pesta pernikahan warga. Namun, pihaknya tidak melanjutkan proses hukum pidana untuk menghargai kelestarian hukum adat. Lagi pula menurutnya, kasus itu termasuk tindak pidana ringan (tipiring).

“Guna mengantisipasinya, kami selalu menempatkan anggota di lokasi-lokasi pesta. Namun secara umum, kasus kriminal berat baru pencabulan, belum ada yang lain. Ini menunjukkan kriminalitas di Kulawi relatif rendah dibanding polsek lainnya,” sambungnya.

Walau begitu, pihaknya tetap siaga terhadap gangguan keamanan lainnya dengan selalu melakukan patroli.

“Kami juga di waktu-waktu tertentu melakukan razia. Kami harap Kulawi dan sekitarnya tetap aman,” tutupnya.(mt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: