Sembilan Saksi Kasus Eboni Wawopada Diperiksa

Kolonodale, – Janji Kapolres Morowali, AKBP Edwan Syaiful SIK di hadapan tokoh masyarakat dan anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) desa Wawopada dalam pertemuan anggota dewan komisi II DPRD bersama Pemda terkait akan mengusut tuntas kasus penebangan kayu hitam (eboni) beberapa waktu lalu akhirnya dibuktikan.

Kapolres Morowali, AKBP Edwan Syaiful yang ditemui Metrosulawesi, Kamis (4/6), di ruang kerjanya mengaku kasus penebangan eboni yang berlangsung di pegunungan desa Wawopada seperti yang diberitakan sebelumnya saat ini tengah dilakukan penyidikan, dan 9 saksi diperiksa, yakni D Alpiser, Yan Noya, Aprius Lamuanta, JT Pantilu, R Popule, R Dangari (Ketua BPD), W Wawengi, D Pansiang (Kades Wawopada) dan Monde Laega.

Sementara itu, Kepala Unit (Kanit) Tindak Pidana Tertentu (Tipiter), Aiptu Ruben Hehi yang ditemui terpisah, mengatakan dari 9 saksi yang telah diperiksa, Monde Laega menyebutkan satu nama, “Lantua yang bertindak membawa 20 pengolah kayu ebony dan sempat menyewa rental mobil milik Monde Laega yang telah kabur bersama 20 pengolah kayu hitam tersebut, dan diduga telah kembali ke daerah asalnya Kendari, Sulawesi Tenggara,” tegas Ruben Hehi.

Saat ini, kata Ruben Hehi, Polres Morowali terus melakukan upaya pengejaran terhadap Lantua dan kawan kawan agar dalang penebang eboni di daerah tersebut segera terungkap.

Sementara itu, 27 panggal atau sekitar 2,5 kubik eboni jenis kayu hitam sebagai barang bukti telah diamankan di Polres Morowali.(ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: