Polisi Ungkap Nama Baru DPO Poso

Poso, Metrosulawesi.com – Aparat Kepolisian Resor Poso, Sulawesi Tengah, kembali memasang baliho yang berisi data dan foto terbaru para buronan dari kelompok sipil bersenjata Poso pimpinan Santoso alias Abu Wardah.

Pemasangan sejumlah baliho yang disebar di beberapa titik keramaian di Kota Poso hingga ke pelosok desa terutama di wilayah Poso Pesisir, mulai dilakukan secara bertahap sejak Selasa (19/5).

Baliho tersebut berisi 36 foto yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pemasangan foto DPO tersebut dilakukan kepolisian Polres Poso untuk menginformasikan kepada masyarakat adanya beberapa nama baru yang masuk dalam DPO tersebut.

Baliho  itu dipasang di halaman Mapolres Poso di Jalan Pulau Sumatera, Poso Kota, seluruh Polsek dan beberapa sudut keramaian di Poso, termasuk di pemukiman penduduk di kaki Gunung Biru, Poso Pesisir.

Kepala Polres Poso AKBP Ronny Suseno mengatakan, pemasangan baliho itu dilakukan untuk memperjelas data serta nama para buronan lama dan baru.

Menurut dia, dari 36 orang buronan yang sebelumnya ditetapkan dan diburu oleh polisi, kini tersisa 24 nama lagi yang masih belum tertangkap.

“Ini adalah pemasangan foto dan data baliho baru DPO, di mana pada baliho sebelumnya terdapat sejumlah foto yang tidak ada nama, begitu juga sebaliknya, ada nama tapi tidak ada foto,” ujar Ronny.

Sejumlah nama dan foto yang baru terpasang tersebut di antaranya, Muthy alias Mut, Nannung, Ervan, Aziz, dan Nuretin, yang masing–masing warga Poso Pesisir. Satu DPO lainnya adalah Salman alias Opik, warga Bima, NTB.

Selain 24 nama DPO yang terpasang, masih ada 12 foto buronan lain yang sudah dinyatakan tertangkap atau meninggal tertembak. Antara lain ada foto Daeng Koro dan Farid alias Imam masih terpasang dengan diberi tanda silang pada foto.

“Yang disilang-silang merah itu adalah buronan yang sudah tertangkap sejak dimulainya operasi penegakan hukum di wilayah Poso, sampai dengan saat ini,” kata dia.

Polisi memastikan, dari total 24 nama buronan yang tersisa, sebagian besar dari mereka berada di wilayah hukum Kepolisian Resor Poso, khususnya di Kecamatan Poso Pesisir Bersaudara.(METROSULAWESI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: