Laporan Human Trafficking Harus Direspon Cepat

PALU,  – Laporan pengaduan human trafficking yang diadukan Jumat malam di Mapolda Sulawesi Tengah, harus direspon cepat oleh pemerintah daerah dan kepolisian. Korbannya harus dipastikan selamat dan pelakunya serta jaringannya untuk segera ditangkap.

“Kasus hari ini, butuh respon cepat. Nah, respon cepat itu harus melalui Pemda Sulteng, Polda Sulteng dan pemda DKI Jakarta. Respon cepat itu harus ada secra tertulis. Tapi ini belum ada, sehingga nanti ada kasus baru ada kerjasama. Sementara kita ketahui kasus selalu ada,” ujar Edmond Leonardo Siahaan, anggota Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Sulawesi Tengah, Jumat malam (15/05).

Lanjut, dia akan minta laporan pertanggungjawaban dari pemerintah daerah, berapa kasus trafficking di Sulteng.

“Saya minta angka tidak disembunyikan. Harus jujur, berapa angka sebenarnya? Meningkatkah atau menurunkah?” tegas Edmond.

Bekas Koordinator Komisi Korban Kekerasan dan Orang Hilang (KontraS) Sulawesi itu, sudah minta ke penyidik.

“Dua permintaan saya. Anak-anak itu harus ada kepastian bahwa mereka selamat dan kedua segera menangkap pelaku dan jaringannya, jangan sampai melarikan diri,” tegas Edmond.

Seperti diberitakan sebelumnya, sembilan remaja putri asal Sulawesi Tengah diduga menjadi korban perdagangan manusia (human trafficking).

Baru dua diketahui identitasnya, Dita Ramdani (19) dan Dian Ekawati (19) asal Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Tujuh orang lainnya masih dalam pengembangan kepolisian(kabarselebes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: