1000 Brimob Diterjunkan pada Operasi Camar Maleo ke-2 Poso

Sejumlah personil Brigade Mobil (Brimob) dengan senjata lengkap bersiaga diatas truk pasukan menuju beberapa titik lokasi dalam Operasi Camar Maleo 2 di Poso, Sulawesi Tengah,  Sabtu (16/5). Sekitar 1000 personil aparat kepolisian diturunkan dalam operasi Mabes Polri tersebut akan melakukan operasi lanjutan selama dua bulan kedepan, terdiri 600 personil Resimen Kelapa Dua, Brimob Polda Sulteng 367 orang dan ditambah kepolisian Polres Poso. beritapalu.com/BAIM LATAMA/ZAINUDDIN MN

Sejumlah personil Brigade Mobil (Brimob) dengan senjata lengkap bersiaga diatas truk pasukan menuju beberapa titik lokasi dalam Operasi Camar Maleo 2 di Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (16/5). Sekitar 1000 personil aparat kepolisian diturunkan dalam operasi Mabes Polri tersebut akan melakukan operasi lanjutan selama dua bulan kedepan, terdiri 600 personil Resimen Kelapa Dua, Brimob Polda Sulteng 367 orang dan ditambah kepolisian Polres Poso. beritapalu.com/BAIM LATAMA/ZAINUDDIN MN

POSO – Sedikitnya 1.000 personel Brigadir Mobil (Brimob) dari berbagai wilayah kesatuan diterjunkan dalam Operasi Camar Maleo Kedua di Poso. Operasi pengamanan wilayah bekas konfik itu ditandai dengan pelepasan pasukan oleh AKBP Dery. 1000-an persobel Brimob terdiri dari 600 personel dari Resimen Kelapa Dua, 367 personel dari Brimob Polda Sulteng, sisanya aparat organik dari Polres Poso. AKBP Dery pada pelepasan pasukan itu menyatakan agar setiap personel dapat menjaga kewibawaan institusi. Dan lebih dari itu membantu warga untuk menciptakan rasa aman. Operasi Camar Maleo kedua adalah kelanjutan dari operasi Camar Maleo pertama sebelumnya. Target utama dalam operasi itu adalah menciptakan rasa aman bagi warga, sekaligus mengantisipasi terjadinya tindak teror serta berusaha mengejar pelaku terorisme yang kerap kali meresahkan warga. Pasca tertangkap dan tertembak matinya dua gembong pelaku teroris, yakni Daeng Koro dan Imam alias Farid beberapa waktu sebelumnya, tidak berarti semuanya selesai. Justru dengan tewasnya pimpinan kelompok teroris itu, kewaspadaan akan semakin ditingkatkan, karena bukan tidak mungkin akan terjadi tindakan balasan. Selain itu, pimpinan mereka, yakni Santoso Cs hingga saat ini belum tertangkap. Operasi Camar Maleo tersebut dijadwalkan akan berlangsung selama dua bulan, atau hingga Agustus 2015 mendatang. Sebelumnya, pasukan yang diterjunan dalamoperasi itu mengikuti gelar operasi di Mapolda Sulteng di Palu. Sedianya operasi tersebut dilaksanakan berkesinambungan dengan operasi camar maleo pertama, namun karena ada latihan gabungan (Latgab) oleh TNI, maka operasi lanjutan tersebut ditunda hingga selesainya latgab tersebut.(bp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: