Mesin Bantuan Kementerian PDT di Desa Tanamea Terbengkalai

foto

Donggala, Metrosulawesi.com – Bantuan satu set mesin bubuk coklat beserta mesin Silent Diesel Generator dari Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal di Desa Tanamea, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, dibiarkan terbengkalai. Padahal, mesin itu dibeli dengan dana miliaran rupiah. “Sejak bantuan mesin bubuk coklat itu disalurkan pada tahun 2013, hingga kini belum ada nilai manfaat yang dirasakan oleh warga. Pasalnya, mesin tersebut belum dapat dioperasikan karena tidak adanya daya dukung berupa modal dan pengembangan sistem manajerial pengelolaan usaha kepada kelompok petani,” ungkap ketua Kelompok Tani Jabal Nur, Desa Tanamea, Pagama Yebo, disela-sela sosialisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Rabu (15/4). Menurutnya, jika usaha ini dikelola baik, mereka yakin akan sangat bermanfaat bagi warga masyarakat. Sebab, pada saat mesin tersebut diuji coba, hasil bubuk coklat yang dihasilkan luar biasa, bisa langsung dikonsumsi dalam bentuk kue coklat. “Namun, seperti yang kita bisa saksikan hari ini, mesin-mesin ini tidak difungsikan lagi. Ya, bisa disebut mubazir, karena Pemda Donggala tidak berniat baik untuk mendukung home industri bubuk coklat ini,” keluhnya. Dia menambahkan,terkait dengan bantuan modal, Kelompok Tani Jabal Nur sudah mengusulkan ke Pemkab Donggala. Namun hingga kini belum juga ada respon menggembirakan. “Kami sudah mengusulkan bantuan dana ke Pemkab. Tapi ya begitulah, belum ada respon yang menggembirakan,” tandasnya. (metrosulawsi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: